KartuRejeki - Duel sengit berjudul Derby Manchester ditentukan bakal menghiasi semifinal Carabao Cup 2019/ 20. Manchester United bakal mengalami Manchester City di pot awal, sedangkan Leicester City ditantang Aston Villa pada partai yang lain.
Kamis( 19/ 12/ 2019) dini hari Wib tadi, perempat final Carabao Cup kesimpulannya rampung. Man City sukses mengalahkan Oxford United 3- 1, Raheem Sterling jadi pahlawan.
Di dikala yang sama, MU menghajar Colester 3- 0 di Old Trafford, kemudian Leicester mengalahkan Everton melalui babak adu penalti( 4- 2) sehabis bermain sama kokoh 2- 2 di waktu wajar.
3 regu ini menemani Aston Villa yang telah lolos terlebih dulu usai mengalahkan Liverpool 5- 0, Rabu( 18/ 12/ 2019) kemarin.
Manchester United vs Manchester City
Sehabis 3 pertandingan berakhir dini hari Wib tadi, undian semifinal langsung dilaksanakan. MU tidak dapat memilah lawan serta wajib siap mengalami si juara bertahan.
Man City jelas unggul, status juara bertahan menguntungkan pasukan Pep Guardiola itu. Tetapi, Derby Manchester senantiasa lebih dari semata- mata status kesukaan.
Teruji, MU sukses mengalahkan Man City 2- 1 di Premier League sebagian waktu kemudian. Kemenangan itu diraih melalui penampilan kasar yang mengandalkan kecepatan trio penyerang MU.
Karena itu, rasanya MU tidak butuh minder kita mengalami Man City di semifinal nanti. Perbedaannya terletak pada mental pemain, spesialnya pada laga fase gugur semacam ini.
Kamis( 19/ 12/ 2019) dini hari Wib tadi, perempat final Carabao Cup kesimpulannya rampung. Man City sukses mengalahkan Oxford United 3- 1, Raheem Sterling jadi pahlawan.
Di dikala yang sama, MU menghajar Colester 3- 0 di Old Trafford, kemudian Leicester mengalahkan Everton melalui babak adu penalti( 4- 2) sehabis bermain sama kokoh 2- 2 di waktu wajar.
3 regu ini menemani Aston Villa yang telah lolos terlebih dulu usai mengalahkan Liverpool 5- 0, Rabu( 18/ 12/ 2019) kemarin.
Manchester United vs Manchester City
Sehabis 3 pertandingan berakhir dini hari Wib tadi, undian semifinal langsung dilaksanakan. MU tidak dapat memilah lawan serta wajib siap mengalami si juara bertahan.
Man City jelas unggul, status juara bertahan menguntungkan pasukan Pep Guardiola itu. Tetapi, Derby Manchester senantiasa lebih dari semata- mata status kesukaan.
Teruji, MU sukses mengalahkan Man City 2- 1 di Premier League sebagian waktu kemudian. Kemenangan itu diraih melalui penampilan kasar yang mengandalkan kecepatan trio penyerang MU.
Karena itu, rasanya MU tidak butuh minder kita mengalami Man City di semifinal nanti. Perbedaannya terletak pada mental pemain, spesialnya pada laga fase gugur semacam ini.



